Sabtu, 24 Desember 2011

KENYATAAN CINTAMU TERWUJUT.

KU UCAPKA SELAMA BUAT KAWANKU
YANG TELAH MENGKEKALKAN CINTANYA DENGAN HATI YANG SABAR
hehehehe jangan utik-utik twiter aku
lihat jadinya, ada gambarmu nih...?

hai kawan-kawan aku,
mau tau cerita gambar ini.
ini namanya........?
jangan lah yah, nanti orangnya marah.
ini kawan aku yang baik.
dia tinggal di sabah, tawau malaysia.
dia sudah menikah pada tanggal: 19 bulan: 12 tahun: 2011.
semuga langgeng yah....?
jangan lupa tinggalkan komentar jugak yah....?
KENYATAAN CINTA

bersama waktu yg trus membisu
sabar mu tlusuri sbuah hati
lembar demi lembar tlah kau tau
sbuah arti
samar terlihat namun kurasa indah
walau msh sebatas angan
berbungalah hatimu dalam terka
mencari jawab
masih bersama sang waktu yg
masih diam membisu
kau lanjuti lembar demi lembar
hati tlah kau genggam

Selasa, 20 Desember 2011

sesungguhnya...
dimataku….
engkau tampak begitu memukau…
menawan setiap hatiku...
kuingin memliki dirimu
seutuhnya... menjadikan engkau
kekasih dalam hidupku...
menjadikan cinta dalam setiap
nafasku..
tetapi…
dimatamu aku hanya lah tiada…
aku hanya hayalanmu saja…
dan aku bukan orang yang berarti
bagimu…

Senin, 12 Desember 2011

menanti ratu di pantai ini..

di pantai ini cinta aku lantunkan..
di pantai ini cinta aku nobatkan sebagai sang raja..
sebagai pemilik istana hati manusia dalam kerajaanya yang abadi..
di pantai ini kita rajut segala harapan 
tiap tetes keringat adalah perjuanganku..
perjuangan cinta yang yang iklas padamu sang dewi hatiku..
di pantai ini kesabaranku seutuhnya untukmu..
jika semua hilang dan redup..
cahaya rembulan akan terangi semuanya untuk keindahan..

Minggu, 11 Desember 2011

pesona lentera


Menebar pesona mentari dikala pagi,
Membangkitkan gairah dinding-dinding mati,
Berhias celotehan unggas belantara,
Terngiang hingga tepian politan.....
Meneguk aku pada bibir gelas,
Ditaburi aroma sumatra,
Mendenting mengalir dari piring hitam kusamku,
Sebait lagu storry guru.....
Mendesah jiwa berkado do'a,
Bagi sosok yang kemaren muda bersenjata kapur.
Kau tanamkan lautan makna,
Terpancar dari kekar nya asa,
Terlontar dari bidang nya dada,
Berwasiat pada bibit Baladi.
Kau riuhi kampungku tempo dulu,
Dengan lonceng sepeda kumbang,
Semua tanpak membekas pada wajah desa,
Polesan lipstik prihatin yang sempat tertanam.
Namun kini seakan kau berpikul sara,
Pada era serba tak bersahaja.
Kau canangkan tanam bunga,

  1. Dibalik biadap liar pemangsa dibelantara sana.....
Blogger Wordpress Gadgets